You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jajaran Kelurahan Kalibaru bersama puskesmas setempat melakukan kegiatan monev penanganan stunting
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Monev Stunting Dilakukan di Kalibaru

Jajaran Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, bersama puskesmas setempat melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) prncegahan serta penanganan stunting di delapan RW.

"Mencapai target zero stunting"

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kelurahan Kalibaru, Leila Fatmasari mengatakan, Monev ini dilakukan secara bergilir. Hari ini sudah dilakukan di empat RW.

"Empat RW lainnya dilakukan besok. Monev ini penting untuk  mengkoordinasikan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan program pencegahan stunting berjalan dengan baik," ujarnya, Senin (27/10).

Pengurus RT dan RW di Jakpus Diminta Bantu Warga Stunting

Ia menambahkan, dalam Monev ini melibatkan seluruh pihak terkait karena menjadi bagian penting dalam memastikan sinergisitas agar berjalan baik serta mengidentifikasi kendala di lapangan untuk ditindaklanjuti dengan rekomendasi dan strategi perbaikan

"Hingga akhir September, tercatat angka stunting di Kalibaru masih ada 62 anak. Tentunya ini menjadi fokus kami untuk terus menggencarkan upaya penurunan hingga akhir Oktober," ungkapnya.

Menurut Leila, efektivitas penurunan stunting sangat bergantung pada kelengkapan intervensi gizi dan keterpaduan program yang menyasar kelompok sasaran prioritas.

Menurutnya, analisis situasi menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan, alokasi sumber daya, dan rencana kegiatan di tingkat daerah maupun desa.

"Berbagai upaya telah dilakukan bersama dengan para kader Posyandu dan Puskesmas, mulai dari sosialisasi pencegahan stunting, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita, Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil dan menyusui, serta kolaborasi dengan perusahaan melalui program CSR," terangnya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap, seluruh pihak dapat membangun komitmen dan kebijakan bersama dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting. Sebab, intervensi penurunan stunting menjadi tanggung jawab bersama. Termasuk, dalam penyediaan pangan bergizi hingga pengelolaan lingkungan yang bersih dan sehat.

"Upaya ini harus dilakukan terus-menerus dan berkesinambungan agar wilayah Kalibaru mampu mencapai target zero stunting," bebernya.

Sementara itu, salah seorang warga RW 01, Kelurahan Kalibaru Indriyani (37) mengucapkan terima kasih kepada jajaran kelurahan dan Puskesmas yang telah peduli dan perhatian terhadap keluarganya, khususnya anaknya.

"Setiap hari anak saya selalu mendapatkan makanan tambahan, kini kondisinya sudah sehat. Kondisinya sudah kembali sehat dan aktif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2118 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1105 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1022 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1016 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye990 personFakhrizal Fakhri